Bersyukur 🌹
Kala itu beberapa orang terdekat kami membandingkan progres kami dengan orang lain. Mereka berkata "itu loh si A, dia sudah rame bisnisnya, sudah mampu beli tanah dan juga sudah mulai bangun rumah. Rumahnya itu bakal jadi besar banget, sudah sukses sekarang dia".
Kamipun menjawab dengan tersenyum sambil berucap "nggeh alhamdulillah ikut senang jika si A sudah sukses, semoga nanti kedepannya kami juga bisa berproses".Kebiasaan kami sebelum tidur, kami sering berdiskusi tentang banyak hal, salah satunya hal diatas tadi.
Suamiku berkata "Tahu ga dek, sebenarnya si A itu punya hutang sekitar 1 M untuk beli tanah dan bangun rumah itu, dia perbulan harus setoran tunai hampir 16 jutaan". Akupun bertanya "mas tahu dari mana?". "Ada yang cerita, tapi cukup buat kita tahu saja, ga perlu cerita kemana-mana" jelas suamiku.
Ya, disini yang dapat aku ambil hikmahnya adalah setiap orang mempunyai mulut yang mungkin akan selalu menilai kehidupan orang lain, kita pun sama yang mungkin secara tak sengaja pernah membandingkan-bandingkan orang lain.
Kita semua punya kehidupan masing-masing, punya cerita perjuangan sendiri-sendiri. Yang perlu digaris bawahi adalah bagaimana kita bersyukur dengan kehidupan kita, bagaimana kita selalu mengambil sisi positif dari segala hujatan, hinaan atau bahkan penilaian orang terhadap kita. Dengan seperti itu mungkin kita bisa lebih bersemangat dalam beribadah mencari rizki atau kegiatan lainnya.
Terkadang kita melihat kehidupan orang lain penuh dengan canda-tawa dan kebahagiaan namun dibelakang semua yang terlihat itu, mereka mempunyai beban masalah yang tak diperlihatkan. Karena sudah pastinya, manusia akan selalu menampilkan sisi positif dalam berinteraksi.
Syukuri yang ada dengan terus berusaha semampu kita. Karena dengan bersyukur, InshaAllah hati akan menjadi tenang, tentram dan sejahtera.
#ProjekKatakanCinta
#tulisinaja
#rumahbelajarliterasi

Comments
Post a Comment