Bijak dalam berkata ☺
"When there's no place for the scalpel, words are the surgeons's only tool"
Ketika tidak bisa lagi menggunakan pisau bedah, kata-kata menjadi satu-satunya alat yang bisa dipakai oleh dokter bedah.
Mengulik sebuah pertanyaan dari salah satu tokoh terkemuka, Imam Ghazali, terhadap muridnya "Apakah yang paling tajam di dunia ini ?". Dengan kompak murid-muridnya menjawab "Pedang". Benar jawab Imam Ghazali. Namun, sesungguhnya yang paling tajam di dunia ini adalah "LISAN". Melalui lisan, manusia bisa dengan mudah menyakiti atau melukai perasaan saudaranya sendiri.
Pada dasarnya lisan digunakan untuk berkata. Perkataan seperti apakah yang akan kita ucapk
an ? apakah perkataan yang akan membuat seseorang terluka atau sebuah perkataan yang mampu memberikan secercah harapan. Contoh pada kasus antara seorang tenaga kesehatan dan pasien. Sebagai seorang pasien, umumnya mereka akan mendengarkan advice yang diberikan oleh sang dokter. Dibutuhkan teknik komunikasi yang mumpuni untuk mempengaruhi kondisi psikologi seorang pasien. Jika dalam penyampaian komunikasi kurang tepat, hal tersebut akan sangat berdampak terhadap perkembangan kondisi pasien.
Kita harus sebijak mungkin dalam berkata-kata, bahkan ketika menyampaikan sebuah kebenaran yang dirasa tidak sesuai harapan :).
#Qoute'sDay
Comments
Post a Comment