Happy 2nd Anniversary
Tepat dua tahun yang lalu, suamiku mengucapkan ikrar sehidup semati dihadapan orang tua dan penghulu. Momen dimana ikatan ini terjalin menjadi ikatan suci yang kelak akan dipertanggungjawabkan.
Alhamdulillah, hari ini usia pernikahan kami telah menginjak tahun kedua. Pasang surut suatu hubungan tentu ada, khususnya di bahtera rumah tangga yang sekarang sedang kami arungi.
Rumah tangga kami bukanlah rumah tangga yang sempurna. Banyak hal yang harus diperbaiki, ditingkatkan dan diperjuangkan. Harapan-harapan yang tentu belum semua terealisasikan. Namun, kami sangat bersyukur dengan segala capaian yang telah kami lakukan. Sedikit demi sedikit, kami mulai saling memahami dan menguatkan, karena diusia pernikahan yang masih muda ini, banyak sekali godaan dan rintangan yang harus kami hadapi bersama.
Beberapa orang berpendapat, diusia pernikahan yang masih muda, banyak hal yang bisa membuat suatu rumah tangga mengalami goncangan atau masalah. Namun, hanya mereka yang terus ikhlas, sabar dan terus saling memberi supportlah yang akan bertahan. Bagiku, dengan beberapa cobaan akan membuatku semakin kuat terutama mentalku.
Aku dan suami seringkali mendiskusikan beberapa rencana dan harapan-harapan dalam rumah tangga kami. Selain itu, kami juga membuat konsep dan mapping terkait rencana-rencana tersebut. Begitulah cara kami untuk menyusun strategi agar bisa melewati fase-fase sulit dalam rumah tangga kami. Bagi kami, komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam berhubungan. Selalu jujur satu sama lain serta berfikir terbuka tanpa mengedepankan ego kami masing-masing.
Kami telah mengalami masa-masa sulit bahkan sebelum menikah. Hal itu yang kemudian membuat kami semakin kuat dan mengerti satu sama lain. Pada usia pernikahan kami yang pertama, kami sedang dalam masa "LDM" atau biasa orang sebut Long Distance Married. Aku yang berada di Taiwan untuk menyelesaikan pendidikan dan suami berada di Indonesia.
Menjalani hubungan jarak jauh tentu bukan hal yang mudah. Kesalahpahaman sering kali terjadi. Aku bersyukur karena suamiku bukanlah tipe seorang laki-laki yang keras dan egois. Beliau sangat penyayang. Terkadang kesalah pahaman yang terjadi hanya dikarenakan rasa rindu yang teramat sangat ingin diobati.
It has been 5 years, since we had to know each other before we decide to be a married couple. Today is our day, our second anniversary. Its quite difficult to go through this journey.
Its not about the celebration, more to a reminder. I do love you my husband 😘💕
#tulisinaja
#projekberbagikebahagiaan
#rumahbelajarliterasi
#anniversary

Comments
Post a Comment