Project Katakan Cinta 💕



Setelah menonton film India (film anak) yang berjudul Taare Zameen Par. Kami (saya dan suami) sedikit melanjutkan diskusi kami terkait teori Montessori (Absorbent Mind). Kami lebih sering berdiskusi tentang bagaimana kehidupan rumah tangga, tak terkecuali tentang belajar bagaimana pendidikan anak, karena memang mendidik anak itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, butuh ilmu dan juga visi misi yang sejalan.

Akupun menjelaskan tentang ilmu yang aku dapat terkait tema tersebut, didalam Absorbent Mind tersebut terdapat dua bagian. Pertama adalah Pikiran Bawah Sadar (Unconscious Mind) dan Kedua adalah Pikiran Sadar (Conscious Mind).

Pada pikiran bawah sadar, hal ini terbentuk dari setelah anak lahir hingga anak berusia 3 tahun. Di dalam periode ini, pemikiran anak belum terbentuk dengan sempurna sehingga persepsi anak terhadap beberapa hal itu belum utuh. Anak juga menyerap pesan tanpa disadari begitu saja, seperti contoh ketika anak tidak memperhatikan namun bisa melakukan suatu aktivitas tertentu. Hal ini disebabkan karena anak secara indra, mereka sedang berada dalam tahap yang sangat optimal. Kemudian setiap kesan yang mereka dapatkan akan tumpang tindih dengan sebelumnya. Pengetahuan anak yang diserap pada periode ini adalah untuk periode pikiran sadar.

Jadi apa yang anak alami (apa yang mereka rasa, raba, lihat) akan membentuk kepribadian mereka dan tidak hanya menjadi pengetahuan bagi mereka, serta hal-hal tersebut akan diteruskan pada periode pikiran sadar".

Setelah pikiran bawah sadar, menginjak usia 3-6 tahun anak akan masuk pada periode Pikiran Sadar (Conscious Mind). Periode ini merupakan periode pembentukan diri, penyerapan pemikiranpun mulai lebih spesifik, kemudian anak juga lebih sadar, mereka dapat menyerap segala sesuatu hal dengan penuh kesadaran.

Pada periode ini, memori dan keinginan anakpun juga berkembang. Kesan yang didapatkan bisa melalui interaksi yang disengaja serta pengalaman-pengalaman yang baru mereka dapatkan akan diintegrasikan dengan kemampuan sebelumnya.

Setelah berbagi ilmu dengan suami serta diskusi beberapa hal terkait Absorbent Mind, kita mendapatkan kesan jika membentuk pondasi keluarga yang baik dengan membekali diri terhadap segala ilmu dari aspek kehidupan, merupakan salah satu hal penting sebagai dasar mendidik anak.


#ProjectKatakanCinta
#SemangatMembaca
#ReadAloud
#Aku&Buku
#RumahBelajarLiterasi




Comments

Popular posts from this blog

Terbaik Versi Allah SWT

Melawan Rasa Malu

Impostor Syndrom