Where will we go ? 👣

 

"kapan kita kemana?"

Sebuah kalimat yang pernah hits pada zamannya.

Jujur selama pernikahan, kami belum benar-benar melakukan honeymoon ditempat yang umumnya para pasangan baru suami istri kunjungi atau berkunjung disuatu tempat yang niatnya benar-benar honeymoon atau quality time berdua. Karena mulanya aku juga masih kuliah di Taiwan jadi kami sempat LDM (long distance married). Ketika libur kuliah dan pulang ke Indonesia, rentetan acara sudah menanti. Meskipun sering ke luar kota (Yogyakarta, Semarang dan daerah Jawa Timur), itupun juga karena ada acara yang memang harus dihadiri.

Sebenarnya kami merencanakan traveling "menyelam sambil minum air" di Taiwan. Dimana kami berencana ketika aku wisuda, suami akan menyusul dan hadir disana. Namun qodarullah, pandemi Covid-19 membuat angan-angan itu harus terelakan dan buyar begitu saja. Bahkan, aku pun tidak bisa kembali ke Taiwan dan mengikuti wisuda.

Sederhana namun sangat membuatku bahagia. Ketika aku terlihat murung, bosan atau vertigo aku sering kambuh, suamiku tahu apa yang musti beliau lakukan. Selain membawaku pulang berkunjung kerumah orangtuaku, satu hal yang sering dia lakukan, yaitu membawaku keliling desa menikmati indahnya ciptaan Allah SWT. Hamparan pemandangan hijau memang selalu membuat mataku kembali bersinar, menjadikan diri tenang dan selalu terkagum-kagum atas semua ciptaan Allah SWT.

Sederhana bukan ?! karena kebahagiaan itu mampu kita ciptakan sendiri dengan bersyukur atas nikmat yang telah Allah SWT limpahkan kepada kita sebagai hambaNya 😊❤️. Inilah salah satu kebahagiaanku, bagaimana dengan kalian?

#tulisinaja
#projekberbagikebahagiaan
#RumahBelajarLiterasi





Comments

Popular posts from this blog

Terbaik Versi Allah SWT

Melawan Rasa Malu

Impostor Syndrom